Ada beberapa metode berbeda untuk membuat pesan menjangkau massa. Terutama di saat teknologi sudah sangat maju dan hampir semua orang tahu tentang digitalisme, periklanan dan publisitas adalah dua cara paling efisien untuk mencapai tujuan tersebut. Meskipun kedua metode ini memiliki tujuan yang sama, namun masih terdapat beberapa perbedaan yang menjadikannya berbeda.

Periklanan vs Publisitas

Perbedaan utama antara periklanan dan publisitas adalah bahwa periklanan semata-mata dilakukan untuk meningkatkan penjualan suatu organisasi atau produk tertentu. Sedangkan publisitas dilakukan untuk menyadarkan masyarakat akan suatu situasi atau hal tertentu. 

Periklanan vs Publisitas

Periklanan merupakan suatu metode yang digunakan sebagai alat promosi oleh suatu organisasi tertentu. Hampir setiap organisasi yang sukses memiliki sekelompok orang profesional yang hanya fokus pada periklanan organisasinya masing-masing atau bagian tertentu dari organisasi tersebut melalui beberapa metode periklanan yang berbeda. Dalam kebanyakan kasus umum, kelompok orang profesional ini dikenal sebagai tim pemasaran organisasi.

Publisitas adalah metode lain, tetapi tidak seperti periklanan, publisitas tidak dilakukan untuk meningkatkan penjualan atau mempromosikan organisasi tertentu. Publisitas terutama dilakukan untuk menjangkau massa dan menyadarkan banyak orang akan suatu hal. Publisitas tidak berada di bawah kendali kelompok atau organisasi tertentu. 

Tabel Perbandingan Antara Periklanan dan Publisitas

Parameter perbandinganpengiklananPublisitas
TujuanTujuan periklanan adalah untuk meningkatkan penjualan perusahaan.Tujuan dari publikasi adalah untuk menyadarkan masyarakat akan sesuatu.
Apa yang diiklankan atau dipublikasikan?Perusahaan itu sendiri atau layanan perusahaan atau produk perusahaan.Setiap fakta atau informasi atau situasi atau kesadaran umum.
MaksudBeriklan hanya dilakukan dengan cara yang positif.Publisitas dapat dilakukan dengan cara yang positif maupun negatif.
BiayaIklan adalah metode yang sangat mahal.Publisitas adalah metode yang relatif lebih murah dibandingkan dengan iklan.
Para penontonPeriklanan hanya berfokus pada audiens target.Publisitas berfokus pada massa, artinya, sebanyak mungkin orang.
WakilPerwakilan adalah perusahaan atau bagian tertentu dari perusahaan.Perwakilan adalah kelompok pihak ketiga.
kontrolIklan dikendalikan oleh perusahaan.Publisitas dikendalikan oleh kelompok pihak ketiga.

Apa itu Periklanan?

Periklanan dapat didefinisikan sebagai satu cara komunikasi antara organisasi dan audiens. Artinya, hanya organisasi yang memiliki kendali untuk berkomunikasi dengan audiens melalui iklan. Satu-satunya tujuan metode periklanan oleh organisasi atau perusahaan mana pun adalah untuk mempromosikan diri mereka sendiri, atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan atau organisasi atau produk mereka. 

Baca Juga:  Perbedaan Antara Metode Akuisisi dan Metode Pembelian (Dengan Tabel)

Di antara beberapa metode untuk membuat sesuatu menjangkau khalayak, periklanan adalah cara yang paling efisien dan efektif untuk melakukannya. Periklanan dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti televisi, radio, surat kabar, majalah, atau metode lainnya.

Meskipun periklanan merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk membuat dialog menjangkau masyarakat luas, periklanan juga merupakan salah satu metode yang paling mahal. Periklanan membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan juga uang. Itulah alasan mengapa periklanan adalah metode yang terutama digunakan oleh organisasi dan perusahaan kelas atas saja.

Periklanan selalu dilakukan agar khalayak sasaran memiliki pola pikir positif terhadap produk atau jasa yang diiklankan melalui iklan. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa publisitas selalu dilakukan secara positif saja.

Iklan Televisi

Apa itu Publisitas?

Publisitas mungkin terdengar mirip dengan periklanan, namun publisitas adalah metode yang sangat berbeda dari periklanan. Kata publisitas terdiri dari dua kata yang berbeda, yaitu publik dan kata kedua adalah visibilitas. Artinya, tujuan utama publisitas adalah membuat suatu situasi terlihat oleh publik. 

Publisitas terutama dilakukan untuk memberi tahu masyarakat tentang informasi apa pun tentang suatu situasi, kesadaran umum, pengetahuan faktual, atau hal serupa lainnya. Apalagi publisitas dilakukan untuk menarik perhatian khalayak terhadap pesan yang dipublikasikan melalui metode tersebut.

Selain itu, berbeda dengan periklanan, publisitas juga meminta ulasan dari audiens. Jadi, dapat dikatakan bahwa publisitas merupakan dialog dua arah antara kelompok pemberi publikasi dan khalayak.

Publisitas dilakukan sedemikian rupa sehingga masyarakat memiliki pola pikir yang masuk akal atau realistis terhadap informasi yang dipublikasikan. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa publisitas dapat dilakukan secara positif maupun negatif.

Baca Juga:  Perbedaan Antara Akuntansi dan Audit (Dengan Tabel)

Perbedaan Utama Antara Periklanan dan Publisitas

  1. Tujuan periklanan oleh perusahaan atau organisasi mana pun adalah untuk meningkatkan penjualannya. Sedangkan di sisi lain, tujuan publisitas adalah menyadarkan masyarakat akan suatu hal.
  2. Periklanan dilakukan untuk mengiklankan perusahaan, organisasi apa pun, layanannya, atau produknya. Publisitas membuat orang sadar akan suatu informasi, fakta, atau suatu situasi.
  3. Periklanan selalu dilakukan secara positif. Publisitas dapat dilakukan secara positif maupun negatif.
  4. Periklanan adalah salah satu metode yang paling mahal dalam melakukan promosi. Publisitas adalah metode yang relatif lebih murah dibandingkan dengan periklanan.
  5. Periklanan dilakukan hanya untuk menjangkau khalayak sasaran tertentu. Sebaliknya, publisitas dilakukan untuk menjangkau sebanyak mungkin orang.
  6. Sebuah perusahaan, organisasi, atau kelompok pemasaran perwakilan melakukan periklanan. Publisitas dilakukan melalui grup pihak ketiga.
  7. Periklanan berada di bawah kendali perusahaan atau organisasi. Publisitas tidak berada di bawah perusahaan mana pun tetapi kelompok pihak ketiga yang bertanggung jawab untuk mempublikasikan pesan tersebut.

Kesimpulan

Perbedaan utama antara periklanan dan publisitas adalah tujuannya. Sebuah perusahaan melakukan periklanan untuk mempromosikan layanan atau produknya. Sedangkan publisitas dilakukan untuk menyadarkan masyarakat akan suatu hal.

Referensi

  1. https://www.journals.uchicago.edu/doi/abs/10.1086/260231
  2. https://psycnet.apa.org/record/1987-97569-000