Berapa Lama Burung Hidup (Dan Mengapa)?

Jawaban Tepat: 5 hingga 10 Tahun

Burung adalah hewan peliharaan yang populer karena menarik, menarik, dan dapat hidup lama. Burung beo, atau hookbill, adalah keluarga burung yang paling sering dipelihara sebagai hewan peliharaan, dan mereka termasuk dalam kelompok Psittaciformes, yang mencakup spesies tropis dan subtropis.

Parrots come in a variety of shapes and sizes, and they come from all over the world. Macaws, budgerigars (or budgies), cockatoos, cockatiels, Amazon parrots, and numerous types of parakeets are among the most popular pet parrots.

Sangat penting untuk memahami berapa lama burung peliharaan akan hidup dan bagaimana membuatnya bahagia dan sehat sepanjang hidupnya sebelum memutuskan untuk membawanya pulang.

Berapa Lama Burung Hidup

Berapa Lama Burung Hidup?

Ukuran BurungUmur rata-rata
Kecil2-5 Tahun
Medium8-15 Tahun
Besar20-50 Tahun

Tentu saja, melihat burung yang sama di kebun Anda adalah mungkin, tetapi kemungkinan melihat teman berbulu yang sama menurun seiring waktu, dan mungkin lebih cepat dari yang kita perkirakan. Burung penyanyi akan menjadi mayoritas burung yang kita lihat di pengumpan, dengan beberapa burung yang lebih besar seperti burung pelatuk, kardinal, dan jay dilemparkan untuk ukuran yang baik.

The rule of thumb is that the smaller the bird, the lower its life expectancy. Garden or songbirds are small, with a death rate of 2 to 5 years on average. We discovered that hawks had an average age of 8 to 20 years, eagles have an average age of 20 to 25 years, and seabirds have an average age of 30 to 50 years.

Namun, karena burung kicau seringkali jauh lebih kecil dari burung penyanyi biasa, mereka hanya hidup rata-rata 3–6 tahun, sementara burung kolibri hidup rata-rata 9 tahun. Umur panjang terpanjang yang dilaporkan untuk beberapa burung ini jauh lebih lama: usia rata-rata tit biru adalah 2.7 tahun, tetapi yang tertua yang tercatat terlalu jauh adalah hampir 21 tahun.

Mengapa Burung Hidup Selama Itu?

Angka-angka di atas didasarkan pada informasi yang diperoleh dengan mengumpulkan data mengenai spesies tertentu. Karena burung tidak mengucapkan Selamat Ulang Tahun satu sama lain sambil mengunyah kue dengan jumlah lilin tertentu, satu-satunya pendekatan praktis yang sekarang digunakan adalah dengan menghubungkan pita atau cincin yang diberi emboss kode khusus ke kaki burung atau memasangkan cincin kecil. transceiver ke tubuh burung.

Waktu terbaik untuk melakukannya adalah tepat setelah telur menetas, tetapi karena ada kemungkinan burung dewasa meninggalkan sarangnya, burung ditangkap dengan menggantungkan jaring kabut. Ini adalah jaring jaring halus yang sering digantung di antara dua tiang atau pohon di area yang diketahui memiliki populasi burung yang tinggi, dan makhluk malang tersebut hanya menunggu mereka mencoba terbang melintasi ruang angkasa dan terjebak di dalam jaring. .

Meskipun burung yang diculik harus mengalami beberapa tekanan, orang yang diberi izin untuk melakukan prosedur ini tidak kekurangan orang suci, dan menangani burung-burung dengan hati-hati, cepat, dan efisien, memastikan bahwa mereka dilepaskan sesegera mungkin.

Cincin atau pemancar dijepitkan ke kaki burung atau di sekitar leher dalam hitungan menit, dan mereka mati. Jaring tersebut akan dibangun kembali seiring waktu, dan cincin pada burung yang ditangkap akan ditebang sebelum dilepaskan. Di masa lalu, perangkat seperti ini digunakan untuk melacak migrasi, tetapi datanya sekarang digunakan untuk menghitung tingkat kelangsungan hidup, yang dapat membantu kami menghitung usia rata-rata burung.

Kesimpulan

Sebagian besar burung mengalami kesulitan menentukan usia dan umur mereka. Namun, kita tahu bahwa ukuran harapan hidup burung terkait erat dengan ukurannya: semakin besar spesiesnya, semakin lama umurnya. Namun, koneksinya tidak tepat.

Beberapa spesies burung, seperti albatros, shearwater, dan petrel, serta Charadriiformes, hidup relatif lama untuk ukurannya (burung pantai, camar, dan tern, dan auks). Spesies lain, seperti titmice dan chickadees, wrens, dan burung buruan, memiliki rentang hidup yang lebih pendek daripada yang disarankan ukurannya.

Birds can live up to 60 years, with some species such as parrots, vultures, albatrosses, and eagles perhaps living longer. Birds’ long lifespans should come as no surprise, given their close kinship with long-lived reptiles like turtles and tortoises.

Referensi

  1. https://mspace.lib.umanitoba.ca/handle/1993/22283
  2. https://link.springer.com/article/10.1134/S0006297916120178
  3. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1568163709000488

Avatar Nidhi

Tentang KamiNidhi

Hai! Saya Nidhi.

Di sini, di EHL, semuanya tentang resep lezat dan mudah untuk hiburan santai. Jadi datang dan bergabunglah dengan saya di pantai, bersantai dan nikmati makanannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *