Berapa Lama Telur Robin Menetas (Dan Mengapa)?

Jawaban Tepat: 12 hingga 16 hari

Burung migran Robin terkenal dengan sebutan American Robin. Mereka bertahan hidup pada invertebrata seperti cacing tanah, ulat, dll, selain buah-buahan dan beri. Mereka adalah burung penyanyi yang bernyanyi saat fajar dalam nada melodi yang menenangkan.

Sarang burung robin terbuat dari ranting, bulu, rumput kasar panjang, dan kertas. Burung robin betina baru bisa bertelur jika sarangnya sudah benar-benar siap. Burung betina bertelur lebih lambat dibandingkan burung berkicau lainnya untuk menjaga nutrisi dan kesehatan yang baik selama masa inkubasi.

Robin membutuhkan waktu hingga 2-6 hari untuk membangun sarangnya. Seluruh proses membangun sarang hingga penetasan telur dapat memakan waktu antara 16 hingga 27 hari. Seekor robin betina bertelur hingga 5 telur selama bersarang pertama musim ini.

Berapa Lama Telur Robin Menetas?

Berapa Lama Telur Robin Menetas?

Telur robin mungkin membutuhkan waktu antara 12 hingga 16 hari untuk menetas. Telur-telur tersebut diletakkan satu per satu setiap hari sampai sekelompok 4 sampai 5 telur berwarna biru siap untuk diinkubasi oleh induknya. Selama periode bertelur, induk tidak menghabiskan banyak waktu di sarangnya untuk memastikan semua telur berkembang kira-kira pada waktu yang bersamaan.

Robin betina mengerami telurnya setidaknya 50 menit setiap jam dari masa inkubasi. Masa inkubasi dapat diperpanjang hingga lebih dari dua minggu. Telur-telur yang diinkubasi mulai menetas satu demi satu sesuai urutan di mana mereka diletakkan.

Satu telur mungkin membutuhkan waktu seharian untuk memecahkan cangkangnya karena robin muda membutuhkan istirahat yang cukup di antaranya untuk beristirahat dan mendapatkan energi untuk keluar dari telur. Burung robin yang baru menetas memiliki bobot yang sangat ringan dan terlahir buta dan telanjang. Pada usia 13 hari, burung-burung muda siap untuk meninggalkan sarang dan bertahan hidup sendiri.

Beberapa ciri-ciri telur Robin antara lain:

  • Ukuran Kopling: 3 – 5 butir telur
  • Jumlah induk: 1-3 induk
  • Deskripsi Telur: Biru atau Biru-hijau dan Tanpa Tanda
  • Panjang Telur: 2.8 – 3 cm
  • Lebar Telur: 2.1 – 2.5 cm

Singkatnya:

ProsesWaktu
bersaranghari 2 - 13
Menetashari 12 - 16

Mengapa Telur Robin Menetas Begitu Lama?

Telur robin berukuran kecil dan indah untuk dilihat. Kedua orang tua terlibat dalam semua tahap yang mengarah ke penetasan telur. Faktor-faktor tertentu yang menentukan waktu penetasan telur robin meliputi:

Suhu

Suhu yang sehat harus dijaga oleh induk robin selama masa inkubasi untuk memastikan perkembangan embrio yang tepat. Seekor robin dewasa memiliki suhu tubuh normal 104 derajat. Induk robin mengembangkan tambalan induk untuk mengatur suhu yang ditransmisikan ke telur selama musim panas dan musim dingin.

Suhu konstan diperlukan untuk pertumbuhan burung di dalam telur. Suhu dingin atau suhu yang sangat hangat dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan telur yang tepat. Induk robin menggunakan bulunya sebagai bahan isolasi untuk menjaga agar telurnya cukup hangat.

Paparan yang lama terhadap suhu panas atau dingin yang konstan dapat mengubah keberhasilan penetasan. Untuk mencegah hal ini, induk burung memutar telurnya di sekitar sarang untuk memastikan suhu yang merata. Memutar telur juga memastikan embrio tidak menempel pada kulit telur.

Gangguan Eksternal

Kegiatan buatan manusia seperti perubahan lanskap, penebangan pohon untuk membuat rumah dan area pemukiman dapat mempengaruhi penetasan telur. Predator seperti kucing, burung lain, dll juga dapat menyebabkan gangguan selama masa inkubasi yang dapat menghambat pertumbuhan embrio di dalam telur.

Seasons

Perubahan cuaca dan musim dapat sangat mempengaruhi perkembangan telur yang belum menetas. Paparan terhadap kondisi cuaca ekstrem dapat menyebabkan periode penetasan yang lama. Perubahan musim juga dapat berdampak pada induk burung, sehingga mengurangi tingkat keberhasilan penetasan.

Kesimpulan

Burung robin adalah burung penyanyi migrasi yang bertelur dalam kelompok 4 atau 5 di musim semi. Telur mereka berwarna biru karena adanya pigmen yang diwarisi dari induk burung. Diperlukan waktu hingga 12 hingga 16 hari untuk menetaskan telur robin.

Berbagai macam faktor seperti suhu, musim, dan gangguan eksternal lainnya dapat mempengaruhi waktu penetasan telur robin. Suhu inkubasi yang konstan diinginkan untuk mendapatkan pertumbuhan embrio yang sehat di dalam telur. Setelah 13 hari menetas, burung-burung muda meninggalkan sarangnya untuk hidup 5 sampai 6 tahun lagi.

Referensi

  1. https://www.jstor.org/stable/40168303
  2. https://www.jstor.org/stable/2420891

Avatar Nidhi

Tentang KamiNidhi

Hai! Saya Nidhi.

Di sini, di EHL, semuanya tentang resep lezat dan mudah untuk hiburan santai. Jadi datang dan bergabunglah dengan saya di pantai, bersantai dan nikmati makanannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *