Jawaban Tepat: Hingga Tiga Tahun

Parvovirus digunakan sebagai singkatan dari Canine parvovirus, yang termasuk dalam virus menular, yang dikenal terutama menyerang anjing. Virus ini sangat menular dan dapat menyebar dari satu anjing ke anjing lainnya melalui kontak langsung atau tidak langsung. Penyakit ini menyebar dari kotoran anjing.

Vaksin Parvo tersedia untuk menjaga anjing aman dari penyakit ini. Namun, jika anjing tidak divaksinasi pada waktu yang tepat, maka virus tersebut dapat membunuh anjing tersebut, dan tingkat kematian akibat virus tersebut lebih dari sembilan puluh persen. Serigala, Rubah, Sigung, dan Kucing adalah mamalia lain yang terkena parvovirus.

Berapa Lama Setelah Vaksin Parvo Dilindungi Anjing?

Berapa Lama Setelah Vaksin Parvo Apakah Anjing Dilindungi?

Parvovirus pertama kali diidentifikasi pada tahun 1978, dan virus menyebar pada tingkat eksponensial pada anjing selama satu hingga dua tahun ke depan. Karena penyakit ini baru dan tidak ada vaksin yang tersedia, ribuan anjing terinfeksi olehnya, dan banyak juga yang mati karenanya. Canine parvovirus sembilan puluh delapan persen identik dengan panleukopenia kucing, yang juga merupakan jenis parvovirus. Infeksi juga dapat menyebar ke anak anjing yang belum lahir di dalam rahim ibu jika ibu tidak terpengaruh.

Anjing yang menderita parvovirus menunjukkan gejala penyakit dan kelemahan dalam tiga sampai sepuluh hari setelah terkena virus. Gejala umum termasuk diare, demam, muntah, lesu, dan beberapa lainnya. Tanda-tanda utama dari virus adalah kelesuan. Setelah itu, penurunan berat badan dapat diamati, diikuti oleh diare dan muntah teratur. Anjing terkadang juga muntah darah setelah terinfeksi virus. Pada tahap akhir infeksi, tingkat Sel Darah Putih dalam tubuh mulai turun dengan cepat, mengakibatkan kematian. Tingkat kematian virus lebih tinggi pada hewan yang lebih muda.

Baca Juga:  Berapa Lama Kepiting Pertapa Hidup (Dan Mengapa)?
Jenis Suntikan VaksinHari Setelah Mengambil Yang Pertama Dosis
Tembakan BoosterSatu tahun kemudian
Tembakan RegulerSetiap tiga tahun

Setelah dosis pertama vaksin diberikan kepada anjing, suntikan booster diberikan kepada anjing satu tahun setelahnya. Setelah itu, suntikan vaksin rutin diberikan kepada anjing setiap tiga tahun. Pemilik harus memvaksinasi anjing pada waktu yang tepat; jika tidak, bisa terjadi komplikasi.

Mengapa Butuh Waktu Lama Setelah Mendapatkan Vaksin Parvo Agar Anjing Dapat Dilindungi?

Waktu yang dibutuhkan anjing yang terinfeksi untuk pulih dari virus tergantung pada beberapa faktor seperti seberapa cepat virus didiagnosis, seberapa agresif perawatannya, dan usia anjing yang terinfeksi. Jika virus telah mempengaruhi anjing dengan parah, sangat penting untuk merawat anjing di rumah sakit karena dehidrasi dan kerusakan pada sumsum tulang dan usus hewan. Tes CPV dilakukan untuk mengkonfirmasi keberadaan virus dan memulai pengobatan sedini mungkin.

Butuh waktu lama bagi vaksin parvo untuk melindungi anjing karena begitu vaksin masuk ke dalam tubuh anjing, sistem kekebalan tubuh akan percaya bahwa sesuatu yang berbahaya telah masuk ke dalam tubuh. Tetapi karena tidak ada virus asli di dalam tubuh anjing, sistem kekebalan akan dilatih untuk melawan virus jika virus memang masuk ke dalam tubuh. Antigen diproduksi di dalam tubuh, dan butuh waktu agar antigen berkembang sepenuhnya dan menjadi efektif.

Baca Juga:  Berapa Lama Kucing Bisa Tanpa Air – (Dan Mengapa)?

Diyakini bahwa virus tersebut tidak akan membahayakan anjing yang telah mendapatkan vaksin di masa depan. Tapi ini tidak benar; anjing mungkin terinfeksi oleh virus bahkan setelah mendapatkan vaksin. Namun, tingkat kelangsungan hidup dalam kasus tersebut sangat tinggi dibandingkan dengan anjing yang tidak divaksinasi. Vaksinasi harus dilakukan oleh spesialis perawatan hewan dan bukan oleh orang lain.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa Parvovirus merupakan virus yang diketahui menyerang anjing dan dapat mematikan jika tidak ditangani sedini mungkin. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1978. Banyak gejala yang menunjukkan adanya virus pada anjing.

Rata-rata, vaksin dapat menjaga anjing aman dari virus selama maksimal tiga tahun. Suntikan vaksin secara teratur harus diberikan kepada anjing setiap tiga tahun. Jika seekor anjing tertular virus secara tidak sengaja, maka anjing itu harus segera dirawat. Kelalaian apa pun terhadap virus dapat berakibat fatal bagi anjing.

Referensi

  1. https://science.sciencemag.org/content/230/4729/1046.abstract