Jawaban Tepat: 1 minggu

Memelihara anjing sebagai hewan peliharaan adalah praktik yang cukup umum akhir-akhir ini. Sungguh mengejutkan mengetahui bahwa praktik ini pertama kali terdengar sekitar 9000 tahun yang lalu. Sesuai perkiraan, garis waktu domestikasi sangat tidak teratur sehingga belum ada penelitian yang sampai pada kesimpulan. Alasan di balik memelihara anjing terutama adalah sifat setia mereka.

Dipercaya secara luas bahwa anjing adalah sahabat terbaik spesies kita. Seiring waktu, spesies mereka juga telah mengalami mutasi tertentu untuk menghindari penyakit. Meskipun memiliki anjing di rumah memiliki pasang surutnya sendiri, teman berbulu itu perlu divaksinasi tepat waktu.

Berapa Lama Setelah Vaksin Rabies Efektif Pada Anjing?

Berapa Lama Setelah Vaksin Rabies Efektif Pada Anjing?

Sejauh masalah kesehatan yang bersangkutan, anjing lebih rentan terhadap rabies daripada mamalia lainnya. Dengan kata sederhana, itu adalah penyakit virus yang mempengaruhi sistem saraf pada contoh pertama. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti jadwal vaksinasi rutin untuk hewan peliharaan.

Begitu seekor anjing terkena rabies, ia dapat dengan mudah menular ke sesama anjing dan juga manusia. Media penularannya adalah air liur, sedangkan jejak ditularkan melalui gigitan juga. Meskipun ada banyak obat-obatan yang tersedia, penyakit ini tidak memiliki obat yang nyata dan efisien sampai sekarang.

Karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, pemilik hewan peliharaan tidak boleh mengabaikan rutinitas vaksinasi sekali pun. Tidak ada yang harus mengambil kesehatan hewan peliharaan begitu saja. Gejala terlihat cukup terlambat dan tidak ada solusi yang benar-benar efektif setelah itu. Dosis pertama diberikan setelah anak anjing berusia tiga bulan.

Baca Juga:  Berapa Lama Sloth Tidur (Dan Mengapa)?

Dibutuhkan sekitar tujuh hari untuk menunjukkan efeknya. Efeknya mungkin tidak langsung terlihat dalam kasus-kasus tertentu, tetapi pekerjaan internal segera dimulai. Saat anjing mengembangkan kekebalan, dosis berikutnya bekerja agak terlambat. Seperti vaksin lainnya, vaksin ini juga merupakan sejumlah kecil virus rabies yang tidak aktif.

Oleh karena itu, setiap suntikan yang diberikan setelah yang pertama membutuhkan waktu sekitar empat belas hingga dua puluh satu hari. Jika rutinitas tidak dipatuhi dengan uji tuntas, durasinya mungkin berbeda. Dokter hewan pasti akan memandu pemiliknya mengenai hal ini.

Kesimpulannya:

DosisDurasi
Dosis pertama1 minggu
Dosis penguatminggu 3

Mengapa Vaksin Rabies Butuh Waktu Lama Untuk Menjadi Efektif Pada Anjing?

Perbedaan durasi tergantung pada sistem kekebalan bawaan anjing. Karena penyakit ini agak lambat untuk dikenali, vaksinasi diformulasikan dengan teknologi kerja cepat. Oleh karena itu, waktu yang diperlukan untuk menjadi efektif ditentukan semata-mata oleh pembentukan antibodi. Prosesnya sama seperti manusia.

Sedikit perbedaan adalah bahwa pemilik harus melihat dari perilaku eksternal hewan peliharaan karena efek yang terlihat tidak mudah dipahami. Kesehatan secara keseluruhan mungkin sedikit terpengaruh karena tubuh hewan menganggap vaksin sebagai penyakit yang sebenarnya dan mode pertarungan diaktifkan secara instan.

Peningkatan suhu tubuh adalah tanda pertama kemanjuran vaksin. Intensitas dari tanda-tanda yang terlihat ini akan berkurang setelah dosis booster diberikan kepada hewan peliharaan. Faktor lain yang mempengaruhi durasi ini adalah breed dan umur. Breed tertentu kebal secara alami berkat mutasi genetik seiring waktu.

Meskipun ini hanya bonus tambahan, seseorang tetap tidak boleh melewatkan vaksinasi. Dalam waktu tiga tahun dari satu suntikan, kapasitas pencegahan rabies mulai menurun secara bertahap. Ini membuatnya semakin penting untuk tetap berpegang pada garis waktu yang diusulkan oleh dokter hewan.

Baca Juga:  Berapa Lama Ferrets Hidup (Dan Mengapa)?

Jika anjing menunjukkan lebih banyak efek samping seperti tetap diam, perubahan suasana hati atau nafsu makan, dan penurunan berat badan, terus periksa. Satu kunjungan lagi ke dokter hewan mungkin diperlukan. Secara keseluruhan, kemanjuran akan dinormalisasi dalam waktu tiga minggu dalam kasus normal. Komplikasinya cukup berlebihan jika anjing divaksinasi setelah tertular penyakit.

Kesimpulan

Selain gizi dan penginapan, perawatan kesehatan juga tak kalah penting. Meskipun pemiliknya mungkin berpikir bahwa semua kebutuhan telah terpenuhi, hewan peliharaan juga membutuhkan perhatian rutin dari dokter hewan. Setelah prosedur vaksinasi selesai, anjing dan semua anggota keluarga lainnya aman.

Terlepas dari pelatihan yang tepat, hewan terkadang menunjukkan naluri alami mereka, yaitu menggigit. Anjing yang divaksinasi tidak menyebarkan penyakit ke rekan-rekan manusia mereka. Setelah tembakan efektif, pemilik dapat benar-benar yakin tentang keselamatan teman berbulunya.

Referensi

  1. https://veterinaryresearch.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13567-018-0554-6
  2. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0166354215001424