Jawaban Tepat: 72 jam

Ketika seseorang atau hewan mati, tubuhnya terkunci dan menjadi kaku setelah beberapa jam. Kekakuan tersebut dikenal sebagai rigor mortis. Rigor mortis adalah perubahan kimia yang terjadi di dalam tubuh setelah kematian. "Rigor" berarti kekakuan, dan "Mortis" berarti kematian. Ini adalah tahap kematian ketiga, dan ini adalah kondisi sementara. Otot dan persendian menjadi kaku, dan darah menggumpal.

Penyebab tubuh kaku adalah hilangnya adenosin trifosfat (ATP) pada otot tubuh. Usia seseorang, jenis kelamin, kondisi fisik, suhu, dan faktor lainnya adalah alasan yang mempengaruhi rigor mortis. Dalam gerakan itu, sulit untuk menggerakkan tubuh. Jika seseorang sedang memegang buku ketika meninggal, maka akan sulit bagi seseorang untuk melepaskannya dari tangannya karena tubuhnya kaku.

3 10

Berapa Lama Rigor Mortis Bertahan?

Rigor mortis dimulai 3 sampai 4 jam setelah kematian, kemudian mencapai puncaknya dalam waktu sekitar 12 jam, dan kemudian berlangsung selama sekitar 24 sampai 48 jam. Pada saat kematian, akan ada kelemahan utama. Pertama, muncul di otot tak sadar, dan kemudian mulai di kelopak mata, rahang bawah, dan leher. Ini naik ke atas ke otot-otot wajah dan turun ke otot-otot dada, tungkai atas dan bawah, perut, dan terakhir di jari tangan dan kaki. Dalam kasus anggota badan, mereka berkembang dari bawah. Rigor mortis menghilang dalam urutan yang sama dengan kemunculannya. Baik kemunculan maupun hilangnya rigor mortis terjadi secara bertahap.

Baca Juga:  Berapa Lama Untuk Mengatasi Putus Cinta (Dan Mengapa)?
4 tahap kematian postmortemberlangsung selama
pucat mortis15 hingga 30 menit
Algor Mortis18 untuk jam 20
kematian yang parah24 untuk jam 48
Kematian hati6 untuk jam 8

Mekanisme rigor mortis setelah kematian menunjukkan bahwa adenosin trifosfat (ATP) dihancurkan secara bertahap, yang menyebabkan peningkatan pengumpulan laktat dan fosfat di otot. Hilangnya ATP menyebabkan peningkatan kadar kalsium di sarkomer, dan terjadi kontraksi otot. Ketika adenosin trifosfat menjadi lebih rendah dari 85 persen, bagian yang tumpang tindih dari filamen miosin dan aktin bergabung sebagai tautan kaku, yang mengarah ke rigor mortis.

Pada rigor mortis akan terjadi peningkatan asam laktat dan penurunan konsentrasi ion hidrogen. Ketika konsentrasi asam laktat mencapai 0.3 persen, otot-otot masuk ke keadaan kontraksi yang tidak dapat diubah. Kekakuan berlanjut sampai protein otot meluruh.

Mengapa Rigor Mortis Bertahan Lama?

Rigor mortis berlangsung selama itu karena penurunan adenosin trifosfat (ATP) di otot, dan otot berhenti berkontraksi. Setelah kematian, tubuh mulai membusuk dengan sendirinya. Sel-sel tubuh mulai membusuk karena tidak ada lagi pasokan makanan dan oksigen untuk bertahan hidup. Autolisis telah terjadi, dan kekakuan hilang. Kemudian, otot melunak dan terus rusak.

Ada empat tahap rigor mortis. Autolisis adalah tahap pertama dari pencernaan sendiri. Kemudian, tubuh membuang limbah dan tubuh menghasilkan enzim yang memakan sel. Hal ini menyebabkan lingkungan asam dalam tubuh karena sel akan pecah. Kembung terjadi setelah itu. Enzim pada membran akan menghasilkan banyak gas. Saat bakteri mengeluarkan campuran yang mengandung belerang, kulit menjadi pucat.

Baca Juga:  Berapa Lama Henna Bertahan (Dan Mengapa)?

Bau busuk dikeluarkan oleh bakteri dalam proses yang disebut pembusukan. Penundaan aktif terjadi setelah bagian tubuh larut dalam jaringan halus. Tulang, rambut, dan tulang rawan masih dalam keadaan busuk. Dan akhirnya, skeletonisasi terjadi, yang tergantung pada hilangnya senyawa organik dan anorganik.

Ada berbagai aplikasi rigor mortis dalam bidang kekakuan tubuh, yaitu pada industri daging, yang membantu memberikan tanda-tanda kematian, waktu kematian, dan posisi tubuh pada saat kematian.

Kesimpulan

Rigor mortis merupakan tanda kematian akibat kekakuan. Pada suhu kamar, rigor mortis dimulai 4 hingga 6 jam setelah kematian dan berlangsung selama 24 hingga 48 jam. Ini adalah kondisi sementara yang tidak akan bertahan selamanya atau lebih lama. Penyebab utama rigor mortis adalah hilangnya adenosin trifosfat dalam tubuh. Apabila jenazah orang tersebut meninggal dunia, maka jenazahnya dipindahkan ke kamar jenazah, kemudian jenazahnya dibawa ke rumah duka. Rumah duka mempersiapkannya untuk dilihat oleh teman dan keluarga atau menyiapkannya untuk kremasi.

Referensi

  1. https://journals.aom.org/doi/abs/10.5465/amj.2016.4004