Jawaban Tepat: 30-120 detik

Seseorang perlu menahan napas selama mungkin. Meskipun tidak perlu untuk kehidupan sehari-hari, ini dapat membantu Anda dalam keadaan darurat seperti orang yang tenggelam dalam air. Kapasitas menahan nafas dapat mengatakan seberapa sehat seseorang. Ini mungkin juga terkait dengan kesehatan mental seseorang.

Yang perlu Anda lakukan adalah berlatih menahan napas dan memperbaikinya karena tidak terjadi dalam satu hari. Catatan untuk menahan napas mungkin merupakan tugas yang sulit. Aleix Segura Vendrell dari Barcelona, ​​Spanyol, memecahkan rekor dunia Guinness untuk menahan napas 24 menit dan 3 detik pada tahun 2016.

Berapa Lama Orang Biasa Dapat Menahan Nafasnya?

Berapa Lama Orang Biasa Dapat Menahan Nafasnya?

Kapasitas menahan nafas kita mungkin bergantung pada volume paru-paru kita. Jadi, jelas bahwa seseorang dengan volume paru-paru lebih banyak bisa menahan napas dalam waktu lama. Oleh karena itu, kita dapat mengatakan bahwa laki-laki mempunyai kapasitas paru-paru yang lebih tinggi dibandingkan perempuan dengan kemungkinan 10-12%. Namun, peneliti masih belum menjelaskan secara tajam bagaimana seseorang bisa terus menahan napas selama lebih dari dua puluh menit.

Fakta menarik adalah bahwa manusia dapat menahan napas dua kali di air daripada di darat. Alasannya adalah mamalia, termasuk manusia, telah mengembangkan refleks bersyarat untuk menghemat oksigen di bawah air.

'Refleks menyelam' ini mengkontraksikan pembuluh darah di beberapa bagian tubuh, seperti anggota badan. Sebaliknya dua organ yang membutuhkan oksigen konstan otak dan jantung, mendapat suplai oksigen terus menerus.

Baca Juga:  Berapa Lama Setelah Mengutil Anda Bisa Tertangkap (Dan Mengapa)?

Lamanya waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menahan napas tentu bergantung pada kondisi kesehatan orang tersebut. Jika orang tersebut terlatih dengan baik, ia dapat melakukannya lebih lama daripada yang dapat ditahan oleh orang yang tidak sehat.

Inilah yang terjadi ketika orang yang tidak terlatih pergi untuk menahan nafas

Batas Waktu dalam hitungan detikEfek pada Tubuh
0 untuk 30mungkin merasa santai
30 untuk 120Perasaan tidak nyaman dimulai di paru-paru. CO2 mulai menumpuk dalam darah
120 untuk 180Perut mulai berkontraksi dan mengejang lebih cepat.
180 untuk 300Perasaan pusing mulai dan oksigen berkurang dalam darah
300 untuk 330Otot mulai bergetar
Selain 330Seseorang mungkin pingsan lebih dari 6 menit. 

Mengapa Orang Biasa Bisa Tahan Nafas Selama Itu?

 Kapasitas menahan napas dapat bervariasi dari orang ke orang. Usia dan Jenis Kelamin juga mempengaruhi kapasitas pernapasan kita. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang dengan batang tubuh yang panjang dapat memiliki kemampuan fungsi Paru-paru yang tinggi. Pada umumnya dalam proses bernafas, seseorang menghirup oksigen dan mengeluarkan CO2. Proses ini akan terhenti hanya jika seseorang meninggal.

Banyak organisme membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup. Karbon dioksida dilepaskan dari tubuh melalui hidung. Sambil menahan nafas, seseorang bisa memanfaatkan sisa oksigen untuk fungsi tubuh. Setelah oksigen digunakan dan terjadi akumulasi karbon dioksida, tubuh kita sangat membutuhkan oksigen.

Dalam situasi ini, seseorang secara bertahap mengalami perubahan dalam tubuh seperti gemetar otot. Setelah beberapa menit, orang tersebut akan pingsan. Orang-orang yang mencatat rekor menahan napas mengikuti teknik Hyperventilate. Dalam metode ini, seseorang bernafas dengan cepat sehingga jumlah karbon dioksida yang berlebihan dihembuskan. Oleh karena itu, membantu menahan napas untuk waktu yang lama.

Baca Juga:  Berapa Lama Setelah Sekolah Perawat Mengambil NCLEX (Dan Mengapa)?

Teknik hiperventilasi membantu membuang karbon dioksida dari paru-paru. Dalam beberapa kasus, psikologi memainkan peran penting dalam menahan napas; namun, tidak dalam semua kasus.

Selain itu, menahan napas terlalu lama dapat memiliki beberapa efek samping seperti narkosis nitrogen, di mana gas nitrogen menumpuk dalam darah sehingga terasa disorientasi, edema paru di mana cairan menumpuk di paru-paru, kerusakan otak, cedera paru-paru, dan sebagainya.

Kesimpulan

Dalam Yoga, sangat populer untuk menghirup dan menghembuskan napas diikuti dengan menahan napas selama beberapa detik. Itu berarti itu bermanfaat dalam kesehatan yang baik. Namun, kita tidak boleh mencoba menahan napas terlalu lama karena dapat berakibat fatal dalam beberapa kasus. Kita perlu melatihnya secara teratur.

Beberapa detik di mana seseorang menahan napas dapat mengalami banyak perubahan dalam tubuh. Namun, orang yang menjalani pelatihan dapat menahan napas selama beberapa menit lebih lama daripada rata-rata orang. Ada juga banyak teknik yang membantu kita melakukannya.

Referensi

  1. https://www.jstor.org/stable/26014330
  2. https://digitalcommons.risd.edu/masterstheses/155/